Kamis, 13 Januari 2022

SENANDUNG PETANI DESA

" Siapa yang bertangung jawab atas kelangkaan dan mahalnya pupuk" para petani merasa taklagi diperhatikan oleh pemerintah keluh kesah para petani taklagi didengar,Haruska para petani berhenti bertani agar mereka sadar,atauka haruska para petani turun kejalan agar mereka prihatin dan kasian terhadap penderitaan para petani sesuai apa yang dikatan  Rizal ramli,Mereka hanya datang Rizal bahkan menyebut jika sawah para petani hanya sekadar untuk swafoto atau selfie para pejabat.“Petani malah merugi kalau nanam padi wajah menangis kencang gitu kok ngaku pro petani? Bolak-balik ke sawah hanya untuk selfie, kebijakannya kok bikin susah petani!” tulis Rizal pada akun twitter pribadinya, Kamis (13/1/2021).
 Itulah gambaran yata Para petani yang  takbutuh pencitraan, Tapi mereka butuh bukti nyata. petani masih tetap menderita dan merasa terjajah oleh negara sendiri, Ada yang lumrah di negeriku yang demokrasi ini
Apa gerangan dengan para penguasa di negeriku ini ?
Ketidakmerataan tampak jelas di pelupuk mata,
Dari pelosok desa   isak tangis menggema dengan merdunya,Tangisan si bapak yang menagung beban keluarga yang tak ada habisnya ,Tangisan si ibu yang berusaha menghemat untuk biaya anak dan penghidupan.
     Sesekali mereka menyeka air mata lalu kembali menikmati derita dengan sempurna.
Akan tetapi para penguasa saban hari riya akan potret seakan-akan tengah bekerja,Tampak gagah dengan jas dan dasi yang senada warna,Aku menjulukinya penguasa penumpuk luka,Yang senyumannya adalah gumpalan derita bagi rakyat yang tak bertakhta ..

#ayah ibu lagi menderita 

Senin, 15 Maret 2021

jiwa yang bermasalah

Aku MencintaiMU.

"Aku mencintaiMU yang mencintaiku juga mencintai dia yang tidak mencintaiku, dengan cara itulah cintaku tetap utuh dan otentik padaMU"

Aku tidak akan memperlakukan orang sebagaimana orang memperlakukanku, Aku pernah demikian tetapi kini aku sadari itu tidak tepat untuk diriku dalam rangka menjaga keutuhan dan keotentikan kasih sayang.

Beginilah bentuk kebrsyukur ?

Oleh : kanda akbar

#pejalankaki #sekedarmanusia #ruralsociety #pribumi #indonesia

Ibu

 UNTUK MAK KU

----------------

Mak, maafkanlah anakmu...

Anakmu dulu yang engkau gendong kemana-mana kini sudah tumbuh besar...


Mak, kini anakmu pergi ke kota untuk mengadu nasib di tanah rantau dan demi cita-cita...

Mak aku ingin bercerita kepadamu...


Mak, kini anakmu telah masuk di perguruan tinggi, bangunan yang begitu besar dan bertingkat dan Mak belum pernah melihat gedung mewah seperti itu di kampung...


Tapi Mak, maafkan anakmu yang selalu memaksa Mak untuk berhutang banyak untuk membayar bangunan ini...

Mak bangunan yang begitu besar ini menyiksaku untuk memaksamu mencari uang dan berhutang lagi dan lagi...


Mak, anakmu ingin bercerita, bercerita tentang kemiskinan, kejilaman, dan kebohongan para pejabat negara dan kaum bijaksana membuat aturan di negara ini...


Mak, kemiskinan, perampasan tanah, penggusuran, kriminalisasi dan PHK Buruh hari ini begitu banyak dan menjadi bahan tertawaan bagi kawan-kawan aku yang menjadi mahasiswa Mak...


Mak, aku menangis melihat bangsa Papua di bunuh oleh militer demi keutuhan NKRI...


Mak, aku menangis melihat rakyat Indonesia di bantai 3 juta manusia tampa kain kafan demi kesucian Pancasila...


Mak, anakmu menangis melihat Petani hari ini tidak ada lahan untuk di tanam...


Mak, sekali-lagi anakmu ini menangis melihat kaum Miskin Kota diusir demi kelestarian budaya...


Mak, maafkan anakmu yang meminta biaya pendidikan berjuta-juta Mak, karena pendidikan mahal...


Mak, maafkan anakmu yang pembangkang ini yang terus berteriak di jalanan untuk menolak Rakyat miskin yang di marjinalisasi...


Mak, aku ingin memelukmu dan bersujud padamu untuk meminta restu padamu dan merelakan anakmu ini berjuang bersama Petani, Buruh, Kaum Miskin Kota dan bangsa Papua...


Mak, aku rindu kalian semua dirumah, merindukan nenek, merindukan adek-adek yang kini besar dan membutuhkan biaya yang banyak...


Mak, maafkan anak-anakmu, engkau membesarkan mereka...


Mak, negara tidak pernah bertanggungjawab Mak, Mak mereka yang engkau pilih dulu yang katanya membiayai kebutuhan kini telah berubah Mak...


Mak, kau, aku dan semua Rakyat Miskin lainnya hanyalah mahluk untuk di bohongi oleh Partai Politik Borjuis busuk di Parlemen, Mak...


Mak, aku merindukan dirimu, masakanmu, dan kampung halaman, tapi aku tidak ingat pulang Mak, karena perjuangan ku masih panjang...


Mak, Perjuanganku berat, berat bukan berarti mustahil...


Mak, gimana kabarnya mereka dikampung halaman Mak, apakah mereka bisa melanjutkan pendidikan tinggi seperti aku sekarang Mak? Mak, biaya pendidikan sekarang mahal, sangat mahal Mak...


Mak, aku di usir dari kelas ketika ujian karena belum mampu bayar kuliah Mak...


Mak, pendidikan sekarang sudah di jadikan barang dagangan bukan tempat ilmu pengetahuan Mak. Maafkan anakmu yang tidak bisa membahagiakan dirimu...


Mak, maafkan anakmu yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan, Mak lihatlah kakak senior aku di kampung begitu menumpuk dan meramu karena tidak ada pekerjaan Mak...


Mak, maafkan anakmu yang kurang ngajar ini...


                                                                                                                     Selasa, 6 November 2018.

- Muhammad Guevara -

Rabu, 17 Februari 2021

Kebenaran Mutlak

Ada dan tidak ada 
Buat apa ada ?
Jika tidak ada juga ada ?

        mengapa di katakan ada karna dia dapat di rasionalkan. 
           Oleh indra sedangkan dikatakan tidak ada karna nda bisa di rasionalkan oleh indra,teori ada dan tidak ada sebenarya menjelaskan dengan sempurnah tapi ada segelitir manusia yang membuat dirinya rumit dengan mencari teori kebenaran ada dan kebenaran tidak ada,dan memang itu betul ada yang mmenjadi tolak ukur manusia pada umumnya sebenarnya berawal dari ketidak adaan.

         


 pertanyaan yang, Lainpun muncul bagai mana angka 1 bisa ada jika angka sebelum satu tidak ada menghubungkan antara ada dan tidak ada ini sangat rumit di jelaskan mari kita coba jelaskan menurut pandangan orang desa,kenapa pandangan orang desa karna orang desa di dewasa ini masih terjaga kental suku budayanya 

 bahkan pemikiranya masih mengunakan pandangan empirisme yaitu menilai sesuatu dari 
pengalaman ,tapi apakah ada dan tidak ada ini dapat di jelaskan dengan pendekatan empirisme ?

Minggu, 14 Juni 2020

Kenangan

desa dan sampah kota

Wisata desa lebih tepatnya ,lokasi desa bonto birao kec.tondong tallasa kab.pangkep.Satu hal yang belum di sadari para pengunjung bukit,yaitu sampah terutama sampah plastik bekas makanan dan lain lain,wisata yang dikenal dengan bukit teletubbes ini atau yang nama aslinya bukit pa'bo ,adalah wisata andalan para wisatawan ,

SENANDUNG PETANI DESA

" Siapa yang bertangung jawab atas kelangkaan dan mahalnya pupuk" para petani merasa taklagi diperhatikan oleh pemerin...