Buat apa ada ?
Jika tidak ada juga ada ?
mengapa di katakan ada karna dia dapat di rasionalkan.
Oleh indra sedangkan dikatakan tidak ada karna nda bisa di rasionalkan oleh indra,teori ada dan tidak ada sebenarya menjelaskan dengan sempurnah tapi ada segelitir manusia yang membuat dirinya rumit dengan mencari teori kebenaran ada dan kebenaran tidak ada,dan memang itu betul ada yang mmenjadi tolak ukur manusia pada umumnya sebenarnya berawal dari ketidak adaan.
pertanyaan yang, Lainpun muncul bagai mana angka 1 bisa ada jika angka sebelum satu tidak ada menghubungkan antara ada dan tidak ada ini sangat rumit di jelaskan mari kita coba jelaskan menurut pandangan orang desa,kenapa pandangan orang desa karna orang desa di dewasa ini masih terjaga kental suku budayanya
bahkan pemikiranya masih mengunakan pandangan empirisme yaitu menilai sesuatu dari
pengalaman ,tapi apakah ada dan tidak ada ini dapat di jelaskan dengan pendekatan empirisme ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar